Rabu, 29 Agustus 2007

kegiatan terakhir

Assalamu'alaikum Wr.Wb
KEGIATAN TERAKHIR ( Akhir Agustus 2007 )

Minggu ini hari yang cukup bersejarah bagi SMA Plus Adda'wah, karena pihak Telkom Cianjur melalui Pak Uus akan memasang Instalasi Internet di Sekolah. Ini merupakan babak baru bagi SMA Plus Adda'wah karena mulai bulan depan berarti kita siap GO INTERNATIONAL untuk menyambut kebangkitan Islam yang kita harapkan . Selain itu juga praktek di lahan pertanian milik sekolah sudah dimulai dengan pembuatan bedengan-bedengan untuk penanaman kacang merah, yang sebentar lagi juga skolah akan mulai panen sayuran cyland .
bulan depan pembuatan Greenhouse (rumah lindung ) dan ruangan tumbuh untuk jamur tirampun akan segera direalisasikan.. amiin
selain itu tanggal 28 Agustus 2007 sudah dilaksanakan acara DONOR DARAH di SMA Plus ADDA'WAH.
maaf ... foto-foto masih gagal masuk ke blog ini

Minggu, 26 Agustus 2007

foto-foto SMA Plus Adda'wah Pacet Cianjur


lokakarya . agropolitan, bada tahajud, rapim disaung


Minggu, 19 Agustus 2007

EVOLUSIONIS , PANIK !!!


Evolusionis Australia dibuat KerepotanBulan lalu, 15 Juni 2007, radio Australia ABC menyiarkan wawancara berjudul “Evolution vs creationism battle rages on“ (Perang Evolusi lawan Penciptaan Terus Membara). Hadir sebagai pembicara adalah Michael Ruse, filsuf ilmu pengetahuan kelahiran Inggris. Profesor Filsafat di Florida State University, AS, yang juga veteran perang evolusi lawan penciptaan ini sedang di Australia untuk menghadiri konferensi besar para ilmuwan evolusi.Mengapa tajuk itu perlu diangkat oleh radio ABC? Alasannya sederhana, di Australia terdapat penentangan gigih terhadap teori evolusi. Benarkah?Fakta ini bahkan diakui sendiri oleh evolusionis di luar Australia. Pada butir ke-37 laporan tertanggal 8 Juni 2007 dengan judul “The dangers of creationism in education“ (Bahaya Paham Penciptaan dalam Pendidikan) yang disusun panitia Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan, Sidang Parlemen Dewan Eropa, tercantum: “... paham penciptaan (atau penciptaan baru) masih berkembang baik di negara-negara berbahasa Inggris, khususnya AS dan Australia.“Konferensi Melawan Teori Evolusi Semakin GencarPernyataan di Dewan Eropa itu bukanlah isapan jempol. Baru-baru ini di sejumlah kota besar di Australia telah diadakan serangkaian konferensi seputar sanggahan ilmiah terhadap kekeliruan teori evolusi, dan bukti fakta penciptaan di alam. Konferensi yang digelar pada tanggal 25 Juli – 3 Agustus 2007 itu menurut jadwal diselenggarakan di University of Southern Queensland, Toowoomba; Mueller College, Brisbane; University of Queensland, Brisbane; Queensland University of Technology, Brisbane; Emmanuel College, Gold Coast; Griffith University, Gold Coast; Macquarie University, Sydney; Sydney University, Sydney; dan di Lyceum Theatre Wesley Conference Centre, Sydney.Sebagaimana dipaparkan situs jaringan intelligent design Australia, www.idnet.com. au, konferensi ini menghadirkan pembicara terkemuka asal AS, profesor Thomas Woodward, presiden CS Lewis Foundation dan dosen di Trinity College Florida. Penulis buku “Doubts about Darwin” (Ragu terhadap Darwin) dan “Darwin Strikes Back”(Darwin Menyerang Balik) ini berlatar belakang pendidikan sains dan doktor di bidang komunikasi.Evolusionis Australia GeramBeberapa tahun belakangan, evolusionis Australia disibukkan dan dibuat berang oleh upaya-upaya para intelektual pendukung penciptaan dan perancangan cerdas di benua kangguru itu. Salah satu pemicunya, mereka sudah memasukkan pengajaran “intelligent design“ (perancangan cerdas) disamping teori evolusi di sejumlah sekolah, sebagaimana disiarkan radio ABC, 21 Oktober 2005 silam. Perancangan cerdas membongkar berbagai ketidakabsahan teori evolusi, yang disembunyikan para pendukungnya dan malah dinyatakan sebagai fakta.Tak ketinggalan, Menteri Pendidikan Federal Australia kala itu, Brendan Nelson, juga menambah kecemasan evolusionis benua itu. Pasalnya, sang menteri membolehkan diajarkannya pelajaran pembanding yang menyingkap kerapuhan teori evolusi itu di kelas-kelas, asalkan orang tua murid menyetujuinya. Hal ini sebagaimana dikutip radio ABC, 26 Agustus 2005, dalam sebuah acara berjudul “Nelson defends 'Intelligent Design' teaching“ (Nelson Membela pengajaran “Perancangan Cerdas“).Membongkar Kekeliruan Teori Evolusi Lewat TulisanSelan itu, sejumlah intelektual dan ilmuwan Australia juga giat menyingkap kekeliruan ilmiah teori evolusi, teori yang didasarkan pada peristiwa kebetulan, dengan menerbitkan buku. Misalnya, baru-baru ini telah terbit buku baru berjudul “Planet Earth and the Design Hypothesis“ (Planet Bumi dan Hipotesis Desain). Jelas terlihat dari judulnya, buku-buku ini menampilkan pemaparan ilmiah tentang keberadaan perancangan cerdas di baik kemunculan alam dan kehidupan ini.Pada saat yang sama, karya ini memberikan sanggahan ilmiah terbaru terhadap teori evolusi yang menyatakan bahwa kehidupan dan alam semesta ini muncul tanpa disengaja, secara acak, tidak dirancang sempurna, murni kebetulan buta tanpa ada penciptaan maupun yang menciptakan, serta tanpa tujuan keberadaannya.Pengarangnya, Dr. David A.J. Seargent, adalah warga negara bagian New South Wales, Australia. Penyandang gelar doktor bidang filsafat ini adalah editor majalah Australia’s Sky and Telescope (Teleskop dan Langit Australia), seorang astronom amatir, dan mantan dosen Filsafat di jurusan pendidikan tingkat dewasa di University of Newcastle.Selain itu ada pula Prof. Michael Denton, yang mendapatkan gelar dokter di Bristol University, Inggris dan doktor di bidang biologi perkembangan dari perguruan tinggi ternama di London, Kings College. Sejak tahun 1984 penelitian utamanya terpusat pada bidang genetika penyakit retina manusia. Kini sang profesor agnostik ini bekerja sebagai peneliti di University of Otago, Selandia Baru.Selain tercantum sebagai penulis lebih dari 70 tulisan di jurnal profesional, ia adalah penulis dua buku yang menantang keabsahan ilmiah evolusi Darwin: “Evolution: A Theory in Crisis“ (1984) dan “Nature's Destiny: How The Laws of Biology Reveal Purpose in The Universe“ (1998). Karya Denton, telah memberikan inspirasi gerakan Perancangan Cerdas, yang kini sangat gencar melawan dogmatisme teori evolusi di berbagai benua.Buku “Evolution: A Theory in Crisis“ (Evolusi: Teori yang Berada dalam Krisis) memaparkan mengapa teori evolusi Darwin berada dalam kesulitan besar. Bagian penting dari buku ini adalah pembahasan tentang temuan-temuan mutakhir di bidang biologi molekuler yang mengguncang bagian paling mendasar teori evolusi Darwin.Di buku keduanya, “Nature's Destiny: How The Laws Of Biology Reveal Purpose In The Universe“ (Suratan Takdir Alam Kehidupan: Bagaimana Hukum-Hukum Biologi Menyingkap Tujuan di Alam Semesta), Denton menunjukkan bahwa jagat raya secara khusus telah ada dalam keadaan yang memang sangat pas untuk kehidupan. Ia mendasarkan kesimpulan ini dengan bukti-bukti dari cabang ilmu fisika, geologi, biologi dan teori informasi. Ia juga menyatakan bahwa hukum-hukum alam telah ditetapkan secara cermat untuk memungkinkan adanya kehidupan.Inilah perkembangan mutakhir di benua Australia, bagaimana dengan di negara tetangganya, Indonesia?sumber: Teori Evolusi Menanti Ajal - www.hidayatullah. com

Rabu, 01 Agustus 2007

tokoh muslim



Khalid bin Walid radhiallahu 'anhu


" ORANG seperti dia, tidak dapat tanpa diketahui dibiarkan begitu saja. Dia harus diincar sebagai calon pemimpin Islam. Jika dia menggabungkan diri dengan kaum Muslimin dalam peperangan melawan orang-orang kafir, kita harus mengangkatnya kedalam golongan pemimpin" demikian keterangan Nabi ketika berbicara tentang Khalid sebelum calon pahlawan ini masuk Islam.
Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Bani Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk di antara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik.
Ayah Khalid yang bernama Walid, adalah salah seorang pemimpin yang paling berkuasa di antara orang-orang Quraisy. Dia sangat kaya. Dia menghormati Ka'bah dengan perasaan yang sangat mendalam. Sekali dua tahun dialah yang menyediakan kain penutup Ka'bah. Pada masa ibadah Haji dia memberi makan dengan cuma-cuma bagi semua orang yang datang berkumpul di Mina.
Ketika orang Quraisy memperbaiki Ka'bah tidak seorang pun yang berani meruntuhkan dinding-dindingnya yang tua itu. Semua orang takut kalau-kalau jatuh dan mati. Melihat suasana begini Walid maju ke depan dengan bersenjatakan sekop sambil berteriak, "Oh, Tuhan jangan marah kepada kami. Kami berniat baik terhadap rumahMu".
Nabi mengharap-harap dengan sepenuh hati, agar Walid masuk Islam. Harapan ini timbul karena Walid seorang kesatria yang berani di mata rakyat. Karena itu dia dikagumi dan dihormati oleh orang banyak. Jika dia telah masuk Islam ratusan orang akan mengikutinya.
Dalam hati kecilnya Walid merasa, bahwa Al Qur-'an itu adalah kalimat-kalimat Allah. Dia pernah mengatakan secara jujur dan terang-terangan, bahwa dia tidak bisa berpisah dari keindahan dan kekuatan ayat-ayat suci itu.
Ucapan yang terus terang ini memberikan harapan bagi Nabi, bahwa Walid akan segera masuk Islam. Tetapi impian dan harapan ini tak pernah menjadi kenyataan. Kebanggaan atas diri sendiri membendung bisikan-bisikan hati nuraninya. Dia takut kehilangan kedudukannya sebagai pemimpin bangsa Quraisy. Kesangsian ini menghalanginya untuk menurutkan rayuan-rayuan hati nuraninya. Sayang sekali orang yang begini baik, akhirnya mati sebagai orang yang bukan Islam.
Suku Bani Makhzum mempunyai tugas-tugas penting. Jika terjadi peperangan, Bani Muhzum lah yang mengurus gudang senjata dan gudang tenaga tempur. Suku inilah yang mengumpulkan kuda dan senjata bagi prajurit-prajurit.
Tidak ada cabang suku Quraisy lain yang bisa lebih dibanggakan seperti Bani Makhzum. Ketika diadakan kepungan maut terhadap orang-orang Islam di lembah Abu Thalib, orang-orang Bani Makhzum lah yang pertama kali mengangkat suaranya menentang pengepungan itu.
Latihan Pertama
Kita tidak banyak mengetahui mengenai Khalid pada masa kanak-kanaknya. Tetapi satu hal kita tahu dengan pasti, ayah Khalid orang berada. Dia mempunyai kebun buah-buahan yang membentang dari kota Mekah sampai ke Thaif. Kekayaan ayahnya ini membuat Khalid bebas dari kewajiban-kewajibannya.
Dia lebih leluasa dan tidak usah belajar berdagang. Dia tidak usah bekerja untuk menambah pencaharian orang tuanya. Kehidupan tanpa suatu ikatan memberi kesempatan kepada Khalid mengikuti kegemarannya. Kegemarannya ialah adu tinju dan berkelahi.
Saat itu pekerjaan dalam seni peperangan dianggap sebagai tanda seorang Satria. Panglima perang berarti pemimpin besar. Kepahlawanan adalah satu hal terhormat di mata rakyat.
Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang yang terpandang di mata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Satu-satunya permintaan Khalid ialah agar menjadi orang yang dapat mengatasi teman-temannya di dalam hal adu tenaga. Sebab itulah dia menceburkan dirinya kedalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya ke dalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang.
Pandangan yang ditunjukkannya mengenai taktik perang menakjubkan setiap orang. Dengan gamblang orang dapat melihat, bahwa dia akan menjadi ahli dalam seni kemiliteran.
Dari masa kanak-kanaknya dia memberikan harapan untuk menjadi ahli militer yang luar biasa senialnya.
Menentang Islam
Pada masa kanak-kanaknya Khalid telah kelihatan menonjol diantara teman-temannya. Dia telah sanggup merebut tempat istimewa dalam hati rakyat. Lama kelamaan Khalid menanjak menjadi pemimpin suku Quraisy. Pada waktu itu orang-orang Quraisy sedang memusuhi Islam. Mereka sangat anti dan memusuhi agama Islam dan penganut-penganut Islam. Kepercayaan baru itu menjadi bahaya bagi kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy sangat mencintai adat kebiasaannya. Sebab itu mereka mengangkat senjata untuk menggempur orang-orang Islam. Tunas Islam harus dihancurkan sebelum tumbuh berurat berakar. Khalid sebagai pemuda Quraisy yang berani dan bersemangat berdiri digaris paling depan dalam penggempuran terhadap kepercayaan baru ini. Hal ini sudah wajar dan seirama dengan kehendak alam.
Sejak kecil pemuda Khalid bertekad menjadi pahlawan Quraisy. Kesempatan ini diperolehnya dalam pertentangan-pertentangan dengan orang-orang Islam. Untuk membuktikan bakat dan kecakapannya ini, dia harus menonjolkan dirinya dalam segala pertempuran. Dia harus memperlihatkan kepada sukunya kwalitasnya sebagai pekelahi.
Peristiwa Uhud
Kekalahan kaum Quraisy di dalam perang Badar membuat mereka jadi kegila-gilaan, karena penyesalan dan panas hati. Mereka merasa terhina. Rasa sombong dan kebanggaan mereka sebagai suku Quraisy telah meluncur masuk lumpur kehinaan Arang telah tercoreng di muka orang-orang Quraisy. Mereka seolah-olah tidak bisa lagi mengangkat dirinya dari lumpur kehinaan ini. Dengan segera mereka membuat persiapan-persiapan untuk membalas pengalaman pahit yang terjadi di Badar.
Sebagai pemuda Quraisy, Khalid bin Walid pun ikut merasakan pahit getirnya kekalahan itu. Sebab itu dia ingin membalas dendam sukunya dalam peperangan Uhud. Khalid dengan pasukannya bergerak ke Uhud dengan satu tekad menang atau mati. Orang-orang Islam dalam pertempuran Uhud ini mengambil posisi dengan membelakangi bukit Uhud.
Sungguhpun kedudukan pertahanan baik, masih terdapat suatu kekhawatiran. Di bukit Uhud masih ada suatu tanah genting, di mana tentara Quraisy dapat menyerbu masuk pertahanan Islam. Untuk menjaga tanah genting ini, Nabi menempatkan 50 orang pemanah terbaik. Nabi memerintahkan kepada mereka agar bertahan mati-matian. Dalam keadaan bagaimana jua pun jangan sampai meninggalkan pos masing-masing.
Khalid bin Walid memimpin sayap kanan tentara Quraisy empat kali lebih besar jumlahnya dari pasukan Islam. Tetapi mereka jadi ragu-ragu mengingat kekalahan-kekalahan yang telah mereka alami di Badar. Karena kekalahan ini hati mereka menjadi kecil menghadapi keberanian orang-orang Islam.
Sungguh pun begitu pasukan-pasukan Quraisy memulai pertempuran dengan baik. Tetapi setelah orang-orang Islam mulai mendobrak pertahanan mereka, mereka telah gagal untuk mempertahankan tanah yang mereka injak.
Kekuatannya menjadi terpecah-pecah. Mereka lari cerai-berai. Peristiwa Badar berulang kembali di Uhud. Saat-saat kritis sedang mengancam orang-orang Quraisy. Tetapi Khalid bin Walid tidak goncang dan sarafnya tetap membaja. Dia mengumpulkan kembali anak buahnya dan mencari kesempatan baik guna melakukan pukulan yang menentukan.
Melihat orang-orang Quraisy cerai-berai, pemanah-pemanah yang bertugas ditanah genting tidak tahan hati. Pasukan Islam tertarik oleh harta perang, harta yang ada pada mayat-mayat orang-orang Quraisy. Tanpa pikir panjang akan akibatnya, sebagian besar pemanah-pemanah, penjaga tanah genting meninggalkan posnya dan menyerbu kelapangan.
Pertahanan tanah genting menjadi kosong. Khalid bin Walid dengan segera melihat kesempatan baik ini. Dia menyerbu ketanah genting dan mendesak masuk. Beberapa orang pemanah yang masih tinggal dikeroyok bersama-sama. Tanah genting dikuasai oleh pasukan Khalid dan mereka menjadi leluasa untuk menggempur pasukan Islam dari belakang.
Dengan kecepatan yang tak ada taranya Khalid masuk dari garis belakang dan menggempur orang Islam di pusat pertahanannya. Melihat Khalid telah masuk melalui tanah genting, orang-orang Quraisy yang telah lari cerai-berai berkumpul kembali dan mengikuti jejak Khalid menyerbu dari belakang. Pemenang-pemenang antara beberapa menit yang lalu, sekarang telah terkepung lagi dari segenap penjuru, dan situasi mereka menjadi gawat.
Khalid bin Walid telah merobah kemenangan orang Islam di Uhud menjadi suatu kehancuran. Mestinya orang-orang Quraisylah yang kalah dan cerai-berai. Tetapi karena gemilangnya Khalid sebagai ahli siasat perang, kekalahan-kekalahan telah disunglapnya menjadi satu kemenangan. Dia menemukan lobang-lobang kelemahan pertahanan orang Islam.
Hanya pahlawan Khalid lah yang dapat mencari saat-saat kelemahan lawannya. Dan dia pula yang sanggup menarik kembali tentara yang telah cerai-berai dan memaksanya untuk bertempur lagi. Seni perangnya yang luar biasa inilah yang mengungkap kekalahan Uhud menjadi suatu kemenangan bagi orang Quraisy.
Ketika Khalid bin Walid memeluk Islam Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya. Betapapun hebatnya Khalid bin Walid di dalam medan pertempuran, dengan berbagai luka yang menyayat badannya, namun ternyata kematianya di atas ranjang. Betapa menyesalnya Khalid harapan untuk mati sahid di medan perang ternyata tidak tercapai dan Allah menghendakinya mati di atas tempat tidur, sesudah perjuangan membela Islam yang luar biasa itu. Demikianlah kekuasaan Allah. Manusia berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya sesuai dengan kemaua-Nya.